Kurikulum  PSML 2011 memuat standar kompetensi lulusan dengan merujuk pada Kepmendiknas No. 045/U/2002  yang terstruktur dalam kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya. Kompetensiini dirumuskan untuk  mendukung  tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visiprogram studi. Kompetensi lulusan PSML yang memiliki kompetensi utama dan kompetensi pendukung melahirkan peneliti kebahasaan dan kompetensi lainnya sebagai kompetensi tambahan melahirkan pengamat/pelaku budaya.

  1. Kompetensi Utama

Lulusan PSML  memiliki kompetensi utama sebagai berikut:

Kompetensi Utama
  1. Peneliti kebahasaan
  1. Mampu menerapkan dan mengembangkan pengetahuan,   teknologi dalam  bidang linguistik teoretis, linguistik terapan, sastra, dan budaya (Kebahasaan dan Kebudayaan)
  2. Mampu menerapkan metode penelitian untuk semua peristiwa kebahasaan (perekamanan, transkripsi, transliterasi, terjemahan), analisis data, dan melaporkan  hasil penelitian
  3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermafaat  bagi masyarakat dan keilmuan, linguistik dan kebahasaan dan budaya
  4. Mampu membuat laporan dalam bentuk buku laporan dan karya ilmiah dalam jurnal
  5. Mampu menyampaikan hasil penelitian dalam forum nasional dan internasional serta dalam jurnal ilmiah terakreditasi DIKTI
  6. Konsultan Bahasa
    1. Mampu memberi konsultasi tentang kebijakan dan perencanaan bahasa pada tingkat daerah dan nasional.
    2. Mampu memberi konsultasi  untuk perkembangan ilmu pengetahuan yang   inovatif dalam memediasi peran pemerintah, akademisi dan stakeholder.
    3. Mampu memberi konsultasi tentang   pembinaan bahasa.  
    4. Mengembangkan peta jalan
  7. Nara Sumber
    1. Mampu mengomunikasikan ide, argumen, dan solusi terhadap isu/ fenomena perkembangan kebahasaan
    2. Mampu memotivasi peneliti untuk melakukan penelitian kebahasaan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat
 
 
 
 
   
   
  1. Kompetensi Pendukung

Kompetensi pendukung yang dimiliki oleh lulusan Program Studi Magister Linguistik adalah kompetensi yang terkait dengan konsentrasi yang dipilih oleh mahasiswa, yang tercakup dalam 3 bidang, yaitu:

Kompetensi Pendukung
Konsentrasi  dalam 3 bidang (Kajian Terjemahan, Analisis Wacana Kesusasteraan, Linguistik Bahasa Jepang)
  1. Mampu menerapkan dan mengembangkan pengetahuan,   teknologi dalam  bidang kebahasaan yaitu kajian terjemahan, wacana kesusasteraan dan linguistik bahasa Jepang.
  2. Mampu menerapkan metode penelitian untuk semua peristiwa kebahasaan sesuai konsentrasi kajian terjemahan, wacana kesusasteraan dan linguistik bahasa Jepang (perekamanan, transkripsi, transliterasi, terjemahan), analisis data, dan melaporkan  hasil penelitian.
    1. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermafaat  bagi masyarakat dan keilmuan kajian linguistik, sesuai konsentrasi linguistik bahasa Jepang, kajian terjemahan dan wacana kesusasasteraan.
    2. Mampu membuat laporan dalam bentuk buku laporan dan karya ilmiah dalam jurnal
      1. Mampu menyampaikan hasil penelitian dalam forum nasional dan internasional serta dalam jurnal ilmiah terakreditasi DIKTI
 
 
 
 

C.  Kompetensi lain

Kompetensi lain yang diperoleh mahasiswa prodi Magister Linguistik, yaitu  kompetensi tambahan yang diperoleh manakala mahasiswa menempuh mata kuliah tambahan untuk mendukung KKNI yang disesuaikan dengan Fakultas Ilmu Budaya.

Kompetensi lain
  1. Pengamat/ Pelaku Budaya
    1. Mampu menyampaikan hasil pengamatan tentang fenomena kebahasaan dan budaya
      1. Mampu menjadi pengamat dan pelaku budaya
 
 
2.3   Mampu menciptakan inovasi kebahasaan