Sistem penjaminan mutu tesis mahasiswa mengacu pada “Panduan Penulisan Tesis dan Disertasi” Sekolah Pascasarjan USU. Selanjutnya, Prodi menyediakan formulir-formulir kelengkapan penulisan tesis mulai dari pengangkatan pembimbing sampai selesai ujian tesis. Setelah itu, Prodi menunjuk pembimbing dan penguji tesis mahasiswa yang sesuai dengan bidang ilmunya.Penjaminan mutu juga dilakukan melalui pelaksanaan ujian dengan mengundang penguji luar untuk memberikan penilaian sekaligus masukan untuk penyempurnaan hasil tesis mahasiswa. Prodi mensyaratkan penguji eksternal untuk mengevaluasi tesis dalam laporan tertulis. Dengan demikian Prodi dapat mengetahui kesesuaian substansi penelitian mahasiswa agar dapat menindaklanjuti untuk penyempurnaan kualitas tesis mahasiswa.

Dalam hal pembimbingan tesis, Prodi menetapkan beberapa hal seperti yang berikut ini:

  1. 1)Komisi Pembimbing Tesis
    1. Komisi Pembimbing Tesis terdiri atas dua orang, yaitu Pembimbing I dan Pembimbing II.
    2. Personalia Komisi Pembimbing dikonsultasikan oleh mahasiswa dengan Ketua Program Studi dan selanjutnya diusulkan kepada Dekan FIB-USU untuk diterbitkan surat keputusannya.
    3. Bila dipandang perlu seorang di antara komisi pembimbing dapat berasal dari luar Universitas.
  2. 2)Tugas dan Wewenang Komisi Pembimbing
    1. Membimbing mahasiswa secara teratur dan berkesinambungan dalam penyusunan usulan penelitian, pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis.
    2. Melakukan evaluasi kemajuan penyusunan usulan penelitian, pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis.
    3. Melaporkan proses dan hasil bimbingan secara tertulis kepada Ketua Program Studi.
  3. 3)Penggantian Komisi Pembimbing
    1. Bila Pembimbing I dan atau Pembimbing II berhalangan tetap, Ketua Program Studi mengusulkan penggantinya kepada Dekan FIB-USU untuk menerbitkan Surat Keputusannya.
    2. Pembimbing I dan Pembimbing II dapat diganti bila terdapat hambatan akademik antara: 1) Pembimbing I dan atau Pembimbing II, 2) Pembimbing I dan Pembimbing II dengan mahasiswa. Hambatan akademik dapat disebabkan oleh perkembangan keilmuan dalam rangka penelitian dan penulisan tesis.Pembimbing I dan Pembimbing II pengganti sebagaimana dimaksud pada butir (1), wajib memperhatikan kelangsungan proposal yang telah disetujui oleh komisi pembimbing lama dan Ketua Program Studi.

Peraturan tentang kewajiban penyajian hasil penelitian tesis dalam seminar (internasional, nasional, wilayah, lokal PT) serta pelaksanaan dan kendala yang dihadapi :

Setiap mahasiswa PSML wajib menyajikan hasil penelitian tesis dalam seminar baik pada tingkat lokal PT, nasional, maupun internasional. Untuk memfasilitasi mahasiswa dalam penyajian hasil penelitiannya, PSML mengadakan seminar nasional tahunan yang bernama Konferensi Nasional Pascasarjana Program Studi Linguistik. Konferensi yang pertama diadakan pada tanggal 13-14 November 2015. Konferensi ini akan secara reguler diselenggarakan oleh PSML setiap tahunnya.